Say No to Drugs !

September 4, 2008

DAFTAR DAN NAMA RUMAH SAKIT KETERGANTUNGAN NARKOBA

Filed under: Uncategorized — yd1kkb @ 5:49 am
Tags:

Daftar Nama dan Alamat Rumah Sakit dengan Fasilitas

UNIT PELAYANAN PSIKIATRI

RUMAH SAKIT PEMERINTAH

Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Fatmawati, Cilandak Jakarta Selatan

RSKO ini terlengkap di tanah air, dengan fasilitas:

UGD, Unit Detoksifikasi, Unit Persiapan Rehab, Unit Rawat Jalan, Unit Rawat Siang, Laboratorium Khusus.

Semua Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Pemerintah Pusat:

  • RSJ Banda Aceh, Jalan Kakap 25
  • RSJ Medan, JL. Tali Air KM10
  • RSJ Padang Jl Ulu Gadut Padang
  • RSJ Pekan Baru Jl. Bangkinang Km 17,5
  • RSJ Jambi, JL. Kesehatan Jiwa Km 9.5
  • RSJ Palembang, Jl. Kol Berlian
  • RSJ Bengkulu Jl. Bukit Husada
  • RSj Sangaliat, Sangaliat Bangka
  • RSJ Jakarta, Jl. Latumeten No 1 Jakarta
  • RSJ Bogor, Jl. Dr. Sumeru 82, Bogor
  • RSJ Bandung, Jl. Martadinata 11, Bandung
  • RSJ Cimahi, JL. Rumah Sakit Cimahi
  • RSJ Klaten, Danguran , Kebon Arum Klaten
  • RSJ Magelang , Jl. A Yani 189, Magelang
  • RSJ Surakarta, Jebres, Surakarta
  • RSJ Semarang, Jl. Cendrawasih 27 , semarang
  • RSJ Lawang Jl. A yani No 1, Lawang Malang
  • RSJ Bangli, Jl. Kusumayuda, Bali
  • RSJ singkawang, Kalimantan Barat
  • RSJ Pontianak, JL Ali Anyang No 1, Pontianak
  • RSJ Tamban, Tamban
  • RSJ Banjarmasin, JL. Brigjen H.Hasan Basry
  • RSJ Samarinda Jl. Kakap
  • RSJ Ujungpadang, Jl. lanto Daeng Pasewang 34
  • RSJ Palu, Jl. RS Undata
  • RSJ Kendari, Jl. Letjen Suprapto
  • RSJ Ambon Jl. Negeri lama Passo

Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Daerah

  • RSJ Lalijiwa, Kaliurang
  • RSJ Menur, Jl. Menur 120, Surabaya
  • RSJ Selebung, Lombok Tengah
  • RSJ Abepura, Jl. Kesehatan11, Abepura

Rumah Sakit Jiwa Swasta

  • Sanatorium dharmawangsa, Jl. Dharmawangsa 36, Jakarta
  • RS Dharmasakti, Jl. Kaji 40 Jakarta Pusat
  • RS Dharmajawa, Jl. Raya Mangga Besar Jakarta Barat
  • RS Ongko Mulyo, jl. Pulau Mas BaratVi, Jakarta Timur
  • RS Bina Atma, Jl. HOS Tjokroaminoto 94, Medan
  • RS Aditiawarman Jl.Parang Gadang, Padang
  • RS Puri Nirmala, Jl. Taman Siswa 74 Jogya
  • RS Bina Atma Jl, Ubung, Denpasar
  • RS Dharma Mulia, Jl. Dipenogoro, Surabaya
  • RS Adhitama Jl. Bangka 15 Surabaya
  • RS Puri Waluyo, Jl. Slamet Ryadi, Surabaya
  • RS Budi Asih Magelang
  • RS Dharma Kusumah Magelang
  • RS Hurip Waluyo, Jl. Raden saleh 15, Bandung

Bagian Psikiatri Rumah Sakit Umum Pemerintah:

  • RSUP Cipto Mangunkusumo, Jl. Dipenogoro 74, Jakpus
  • RS Fatmawati, Cilandak, Jaksel
  • RS Pusat Pertamina, Jl. Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jaksel
  • RS Persahabatan, Jl. Persahabatan, Rawamangun, Jaktim
  • RS Dr Karyadi, Jl. Dr. Sutomo, 16 Semarang
  • RS Dr. Sutomo, Jl. Dharma Husada,47 Surabaya
  • RS Hasan Sadikin, Jl.Pasteur 38 Bandung
  • RS Dr. Djamil, Jl. Perintis Kemerdekaan No 1Padang
  • RS Dr. Syaiful Anwar, Jl. Jaksa Agung Suprapto, 2 Malang
  • RS Tanjung Karang, Jl. Dr. Rivai , Tanjung karang

 

Bagian PSIKIATRI Rumah Sakit Tentara

  • RSPAD Gatot Subroto, Jl. Abdurahman Saleh Jakpus
  • RSPAL, Mintohardjo, Bendungan Hilir 17 Jakarta
  • RSP Polri, Kramat Jati Jaktim
  • RSP AU, Halim Perdana Kusuma, Jkt
  • RSAL Dr. Ramelan, Jl. Gadung Surabaya
  • RSAD, Malang
  • RS Dustira Cimahi

 

Bagian Psikiatri RSU SWASTA

  • RS Pelni, Petamburan , Jakarta
  • RS Sumber Waras, Jl. Kyai Tapa, Grogol, Jakbar
  • RS ST Carolus, Salemba Raya 41, Jakpus
  • RSS PGI Cikini, Jl. Raden Saleh 40, Jakpus
  • RS Islam Jkt, Jl. Cempaka Putih, Jakarta
  • RS Jiwa Husada, Jl. Raya Mangga Besar, Jakarta
  • RS Gunung maria, tomohon Sulut

PUSAT REHABILITASI PAMARDISIWI, BNN

Jl. MT. Haryono, Cawang Jaktim

 

Panti Rehabilitasi Sosial Departemen Sosial

  • PRSKN insyaf Jl. Pancing 37 Medan
  • Khusunul Khotimah, Jl. babakan Pocis, Kecamatan Cisauk, Serpong, tangerang (Pemda Tangerang)
  • PRSKN Galih Pakuan, Putat Nutug, Bogor (Pemda Bogor)
  • PRSKN Binangkit, Lembang (khusu untuk Perempuan) (Pemda Bandung)
  • PRSKN Gemah, Semarang, (Pemda Semarang)
  • PRSKN teratai, Surabaya

Pelayanan perawatan dan pemulihan Korban Narkoba di panti panti sosial tersebut khusu untuk keluarga kurang mampu, tidak dipungut bayaran, pendaftaran melalui Dinas Sosial setempat, Pelayanan baru diberikan kepada penderita ketergantungan coba-coba atau masih ringan

 

Pusat Terapi berdasarkan keagamaan

  • Pondok Pesantren Suryalaya, Ciamis, Jabar dengan sejumlah inabahnya yang tersebar di banyak tempat
  • Pondok Pesantren Tebu Ireng Jatim

Agustus 25, 2008

Apa yang perlu dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan ketergantungan Narkoba

Filed under: Uncategorized — yd1kkb @ 7:57 am
Tags: , , ,

Betapa dahsyat dan mengerikan bencana penyalahgunaan narkoba yang menimbulkan penderitaan berkepanjangan dan berakhir dengan kematian sia-sia yang tidak perlu ditangisi oleh siapapun. Oleh karena itu hondarkanlah diri kamu dari bencana penyalahgunaan narkoba


Hidup dan kehidupan adalah anugrah Allah Yang Maha Pemurah yang sangat berharga, karenannya harus disukuri, dipelihara dan diisi dengan kegiatan yang bermanfaat baik bagi diri, keluarga, maupun masyarakat. Tidak ada satu agamapun yang membenarkan perusakan dan penghancuran diri.


Syukuri dan sayangi hidupmu dengan hidup teratur, tertib, sehat dan disiplin. Jangan pernah menyiapnyiakan waktu dan umur kamu. Syukuri hidupmu dengan perbuatan dan kegiatan berguna.


Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Temu kenali kekuatan atau potensi kamu dan kembangkan untuk perbuatan yang bermanfaat. Temu kenali pula kekurangan dan kelemahan dirimu agar dapat mengatasinya. Jangan sekali-kali mencoba menutupi kekurangan dirimu dengan melarikan diri kepada penyalahgunaan narkoba. Hanya akan mencelakakan dan menghancurkan dirimu.


Setiap prang mempunyai masalah. Masalah adalah bagian dari kenyataan hidup. Hadapi dan atasi masalah. Jangan melarikan diri kepada penyalahgunaan narkoba. Menghadapi dan mengatasi masalah akan membuat dirimu dewasa dan piawai dalam menjalani tugas hidup. Asah dan tingkatkan kemampuan dirimu memecahkan masalah.


Pengenalan diri sendiri merupakan bagaian penting dari tugas hidup, agar dapat mengembangkan kekuatan dan kelebihan diri serta mengatasi (bukan menutupi) segala kelemahan dan kekurangannya. Pengenalan tentang kekurangan diri merupakan awal dari pengembangan kemampuan mawas diri dan mengendalikan diri.


Pengenalan diri juga merupakan awal untuk membangun serta memperkuat kepercayaan diri. Kepercayaan diri dan kemampuan mengendalikan diri adalah modal utama untuk menangkal terjadinya penyimpangan perilaku, termasuk penyalahgunaan narkoba.


Lemahnya kepercayaan diri dan kemampyan untuk mengendalikan diri menyebabkan orang mudah terpengaruh ole sikap dan perbuatan orang lain. Karena itu pupuk dan kembangkan rasa harga diri dan kepercayaan firimu.


Rasa rendah diri, kurang percaya diri seringkali menjadi penyebab perbuatan penyalahgunaan narkoba. Bagian dari perjuangan hidup yang penting adalah mengatasi rasa rendah diri, gampang terpengaruh dan mudah mengikuti ajakan teman adalah salah satu ciri dari kurang percaya diri.


Diri dan hidupmu sangat berharga bukan hanya bagimu, tetapi juga bagi orang tua, keluarga, kelompok teman, komunitas, masyarakat, dan bangsamu. Karenanya kamupun mempunyai tanggung jawab bukan hanya terhadap dirimu, tetapi juga terhadap orang-orang disekitarmu. Tunjukan tanggungjawab.


Kembangkan kemampuan berhubungan (berkomunikasi) degngan orang lain, mengemukakan pendapat, bertukar pikiran, mendengarkan, menghargai pendapat orang lain, termasuk dengan orang tua, teman-teman sebaya dan teman-teman sekolah, kembangkan kemampuan untuk mengatakan tidak terhadap ajakan teman yang merugikan dirimu.


Kembangakan kemampuang untuk mempertimbangkan akibat baik atau buruk dari keputusan dan perbuatanmu.


Sebagai mahluk sosial pasti membutuhkan teman baik, tetapi perlu diingat bahwa tidak semua teman baik memberikan hal terbaik untukmu. Teman baik memerlukan untuk membenarkan dan mengikuti perilakunya. Celakanya bila teman baik kamu penyahguna narkoba, maka kamu bisa terjerumus mengikuti perbuatannya, sehingga menjadi korbanya. Bila kepribadian, kepercayaan dirimu serta kemampuan pengendalian dirimu kuat, maka bukan kamu yang akan terseret melainkan teman kamu yang tertolong.


Kembangkan kemampuan kamu mengajak dan mempengaruhi teman-teman kamu untuk mengadakan kegiatan positif seperti kelompk belajar, kelompok musik, kelompok diskusi, kelompok pencinta alam, kelompok relawan atau Palang Merah Remaja, Pramuka, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan positif demikian itu sangat penting dan berguna bagi pengembangan dirimu, demikian pula sangat bermanfaat bagi orang lain.


Gunakan akal sehat dan hati nurani kamu, sehinga berani mengatakan tidak terhadapkan ajakan, bujukan atau paksaan teman kamu untuk melakukan penyalahgunaan narkoba. Sebaliknya, kamu harus berani dan mampu mengajak mereka kepada kehidupan sehat dan normal tanpa narkoba.


Sebagai anggota kelompok pertemanan, tentu kamu dituntut untuk dan kamu sendiri ingin menunjukan kesetiakawanan. Tetapi perlu diingat dan dijaga jangan sampai karen akesetiakawanan, kamu dan orang tua kamu harus menjadi korban.


Dalam kehidupan di dunia ini setiap orang termasuk kamu mesti mempunyai masalah. Masalah adalah bagian dari kenyatan hidup. Berani menghadapi dan memecahkan masalah, bukan sebaliknya melarikan diri pada narkoba, itu adalah kemenangan besar bagimu.


Menghadpai dan memecahkan masalah akan mengembangkan dan mematangkan diri kamu. Menghindari masalah, malah kan membebani kamu dengan maslah lain yang lebih besar.


Penyalahgunaan narkoba tidak akan dapat membantu kamu memecahkan masalah yang kamu hadapi. Sebaliknya akan menambah berat dan parah permasalahan yang kamu hadapi serta menambah beban penderitaan kamu karena ketergantungan terhadapnya.


Setiap orang mempynyai potensi yang dapat dikembangkan. Karennya temu-kenalilah potensi, bakat dan daya kamu, kemudian arahkan dan kembangkan untuk hal-hal yang berguna bagi diri kamu, orang tua kamu dan masyarakat kamu.


Temu-kenalilah hobi atau kegemaran kamu, kembagnkan kearah kegiatan positif yang bermanfaat bagi kamu , orang tua maupun masyarakat.


Hidup ini ada tujuannya. Sudahkah kamu menentukan tujuan hidup kamu serta cara untuk mewujudkan tujuan hidup kamu. Pastikan bahwa penyalahgunaan narkoba dan segera beban penderitaan yang mengikutinya, adalah tujuan hidup kamu.


Orang mengatakan, bahwa waktu adalah uang, waktu adalah modal yang sangat berharga. Berbeda dengan modal lainya, waktu bila sudah lewat tidak akan kembali lagi. Karenanya gunakanlah waktu dan waktu luang kamu untuk kegiatan positif bagi kamu dan manusia lain, seperti: berolahrag, kesenian, berorganisai, kegiatan kerelawan dan kemanusian.


 


 


 


FOKUSKAN KEGIATAN DAN PEMIKIRANMU UNTUK HAL YANG BERGUNA DENGAN BEGITU KAMU BISA HINDARI PENYALAHGUNAAN NARKOBA.


 

Agustus 11, 2008

Perawatan dan Pemulihan Penderita Ketergantungan Narkoba

Tiga tahapan utama proses perawatan dan pemlhan penderita ketergantungan narkoba yaitu :

  1. Tahap detoksifikasi, terapi lepas narkoba (withdrawal sydrome), terapi fisik yang ditujukan untuk menurunkan dan enghilankan racun dari tubuh.
  2. Tahap stabilisasi suasana mental dan emosional penderita, sehingga ganguan jiwa yang menyebabkan perbuatan peyalahgunaan narkoba dapat diatasi.
  3. Tahap rehabilitasi atau pemullihan keberfungsian fisik, mental dan sosial penderita, seperti bersekolah, belajar, bekerja seta bergaul secara normal.

Perawatan dan Pemlihan penderita ketergantungan narkoba memerlukan waktu yang panjang, fasilitas dan obat memadai, serta tenaga professional yang kompeten, dan tentunya biaya yang sangat besar. Biaya perawatan inap termurah , sekitar 5 juta rupiah perbulan.

Perawatan dan pemulihan penderita ketergantungan narkoba melibatkan berbgai profesi dan keahlian: dokter, perawat, psikiater, psikolog dan pekerja sosial, yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk peran perawatan dan rehabilitasi penderita ketergantungan narkoba.

Keberhasilan perawatan dan pemulihan pecandu narkoba ditentukan oleh kemauan keras penderita untuk sembuh.

Pengobatan dan rehabilitas ketergantungan narkoba juga memerlukan dukungan, perhatian serta keterlibatan orang tua penderita.

Efektifitas program dan proses perawatan dan rehabilitasi penderita ketergantungan narkoba ditentukan oleh banyak faktor:

  • Kemauan kuat serta kerjasama penderita sendiri.
  • Profesionalisme, kompetensi serta komitmen para pelaksananya.
  • System rujukan antara lembaga yang baik
  • Prasarana, sarana dan failitas yang memadai
  • Perhatian dan keterlibatan orang tua atau keluarga
  • Dukungan dana yang memadai
  • Kerjasama dan koordinasi lintas profesi yang baik

Pengalaman di Thailand menunjukan bahwa angka kambuhan (relpase rate) dari para penderita yang dilepas begitu saja, tanpa pembinaan (follow-up) lebih tingi dari pada yang mendapatkan pembinaan lanjut baik oleh personil dari pusat atau lembaga perawatan dan rehabilitasi, maupun oleh therapeutic community

Sampai sekarang tidak ada satupun modalitas perawatan dan pemulihan yang terbukti paling efektif.

Undang undang No 22 tahun 1997 tentang Narkotika, Pasal 46,47,48,49 dan 50, mewajibkan pelaku penyalahgunan narkoba mengikuti program perawatan dan pemulihan, tetapi dalam praktek, sampai sekarang masih berjalan program perawatan dan pemulihan seperti bersifat sukarela (voluntary).

Jumlah penderita ketergantungan narkoba yang dirawat di RSKO, tahun 1997 sebanyak2267 orang, tahun 1998 sebanayak 1807 orang (turun 20%), tahun 1999 sebanayk 4282 orang (naik 136%), tahun 2000 sebanyak 11640 (naik 172%), tahun 2001 sebanyak 9483 (turun 18.5%), tahun 2002 sebanayak 6838 orang (turun 28%), tahun 2003 sebanyak 4049 (turun 40%).

Departemen Kehakiman c/q Direktorat jenderal Pemasyarakat, telah membangun fasilitas Perawatan dan Pemulihan Kecanduan Narkoba bagi para narapidana narkoba, dilingkungan Rumah Tahanan atau Lembaga Pemasyarakatan yang nantinya akan dikembangkan secara bertahap.

Bila ada adik , kakak, saudara, teman, atau orang lain yang menjadi pelaku penyalahgunaan atau penderita ketergantungan narkoba, segera tolong dia, bantu dan dorong untuk ke Pusat Perawatan dan Pemulihan terdekat.

Benar bahwa tersedia pusat atau lembaga serta program pelayanan perawatan dan pemulihan bagi penyalahguna dan ketergantungan narkoba, tetapi perlu diingat bahwa selain dari proses perawatan dan pemulihan memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang sangat tinggi.Perlu diingat juga bahwa kerusakan sel susunan  syaraf pusat akibat kecanduan narkoba tidak bisa dipulihkan seperti sedia kala. Karenanya lebih baik jauhi dan hindarkan diri dari perbuatan penyalahgunaan dan ketergantungan narkoba.

 

Narkoba adalah PEMBUNUH berdarah dingi Jauhi atau MATI !!!!!

Juli 16, 2008

Berbagai Gejala dan Dampak Penyalahgunaan dan Ketergantungan Narkoba

Filed under: Uncategorized — yd1kkb @ 7:58 am
Tags: , , , , , , ,

Gejala dan dampak penggunaan ganja:

Gejala Fisik

  1. Jantung berdebar
  2. Bola mata kemerahan, karena pembuluh darah kapiler pada bola mata melebar
  3. Nafsu makan bertambah, karena THC ganja merangsang pusat nafsu makan di otak
  4. Mulut kering, karena THC mengganggu system syaraf otonom yang mengendalikan kelenjar air liur

Gejala psikis

  1. Hilaritas (kegaduhan)
  2. Perasaan tertekan
  3. Halusinasi, yaitu adanya tanggapan pancaindera tanpa adanya ransangan, misalnya melihat orang lewat atau mendengar suara, tanpa ada orang lewat atau tanpa suara
  4. Euphoria/rasa gembira berlebihan dan tertawa terbahak-bahak
  5. Perubahan persepsi tentang ruang dan waktu (1 meter dipersepsi 10 meter, 10 menit dipersepsi 1 jam)
  6. Berkurangnya kemampuan koordinasi, pertimbangan dan daya ingat
  7. Meningkatnya kepekaan visual dan pendengaran
  8. Agresif
  9. Banyak bicara dan merasa pembicaraan itu hebat
  10. Merasa bahwa penampilan dirinya keren walaupun kenyataannya sebaliknya
  11. Gangguan persepsi tentang waktu dan ruang : 1 menit dirasa 5 menit, 1m serasa 50 meter

 

Pemakaian ganja secara terus menerus dalam dosis yang cukup tinggi akan menimbulkan dampak:

Dampak Fisik

  1. Bronchitis dan radang paru-paru dan iritasi serta pembebngkakan saluran nafas
  2. Perubahan dankerusakan sel-sel otak dan menurunnya daya kerja otak
  3. Memperburuk aliran darah koroner
  4. Menekan produksi leukocit
  5. Menurunkan kadar hormon pertumbuhan dan hormon kelamin baik laki-laki maupun perempuan
  6. Menimbulkan penyakit kanker (karsinogen ganjanlebih tingi dari pada tembakau)
  7. Menurunkan kelincahan bergerak

Dampak psikis

  1. Menurunnya semangat, timbulnya gejala amotivasional
  2. Menurunya kemampuan baca dan menghitung
  3. Menurunnya kemampuan bergaul/sosiabilitas
  4. Apatis/menurunnya perhatian terhadap lingkungan
  5. Memicu terjadinya gannguan jiwa/piskosis seperti gangguan jiwa skizofernia, yaitu gangguan menilai kenyataan dan pemahaman diri

Overdosis kokain menimbulkan gejala sebagai berikut:

  1. Kesadaran kabur
  2. Pernafasan tak teratur
  3. Gemeteran
  4. Pupil mata melebar
  5. Denyut nadi meningkat
  6. Tekanan darah meningkat
  7. Suhu badan naik
  8. Rasa cemas dan ketakutan
  9. Kurang darah
  10. Pernapasan sesak sampai berhenti
  11. Mati

 

Menggunakan opioda berkali-kali dapat menimbulkan toleransi danakhirnya ketergantungan. Kecepatan terjadinya toleransi tergantung kepada cara pemakaiannya. Pemakaiana secara terus menerus cepat menimbulkan toleransi. Pemakaian kronis menimbulkan ketergantungan.

Penggunaan dosis tiggi dapat menghilankan kolik empedu dan ureter. Morfin menekan pusat pernafasan yang terletak pada batang otak sehingga menimbulkan hambatan pernafasan. Kematian karena overdosis morfin akibat terhambatnya pernapasan.

Dampak fisik lainnya dari penggunaan morfin adalah:

  • Kejang Lamb ung
  • Muka merah
  • Gatal sekitar hidung
  • Meningkatkan produksi antidiuretik hormon sehingga produksi air seni berkurang
  • Menghabat produksi hoemon gonadotropin yang menimbulkan gangguan menstruasi serta gangguan impotensi
  • Merasa mulut kering, seluruh badan panas, anggota badan terasa berat

Gejala fisik akibat penggunaan morfin:

  • Pupil mata menyempit
  • Tekanan darah menurun
  • Denyut urat nadi melambat
  • Suhu badan menurun
  • Otot menjadi lemah
  • Bila sudah mencapai tingkat keracunan, otot kejang

Dampak psikis penggunaan morfin:

  • Menimbulkan rasa gembira berlebihan
  • Dampak antidepressant
  • Merasa relax
  • Mengantuk, tertidur dan mimpi yang indah
  • Menjelang tertidur, kesadaran menjadi kabur
  • Menimbulkan gangguan kosentrasi pikiran, sulit berpikir
  • Apatis/tidak acuh

Orang yang pertama kali menggunakan morfin dan tidak sedang merasakan sakit, akan timbul gejala:

  1. Timbul perasaan tidak enak
  2. Mual dan muntah
  3. Merasa cemas dan ketakutan

Dampak heroin lebih kuat dair morfin karena kemampuannya menembus pembatas antara darah dan sel otak.

Dampak keracunan barbiturat:

  1. Nafas pendek, denyut nadi cepat tetapi lemah
  2. Tekanan darah turun, berkeringat,
  3. Gerakan serba lambat,
  4. Bicara pelo, jalan smepoyongan,
  5. Sulit berpikir, daya ingat terganggu
  6. Penilaian terhadap kenyataan kacau,
  7. Perhatian menyempit,
  8. Tertawa terkekeh,
  9. Emosi labil
  10. bermusuhan
  11. Mudah tersinggung dan bertengkar
  12. Muram dan curiga
  13. Cenderung bunuh diri

Menelan 10-30 mg amphetamine dapat menimbulkan

  • Euphoria
  • Merasa kepercayaan diri meningkat
  • Meningkatkan daya konsentrasi pikiran
  • Merasa penampilan diri lebih baik
  • Tidak cepat merasa lelah
  • Menjadi lebih banyak bicara
  • Pernafasan bertambah cepat, tekanan darah naik, denyut jantung tidak menentu dan berdebar
  • Sakit kepala

Gejala keracunan amphetamine

  • Muka menjadi merah kemudian pucat
  • Demam
  • Mual dan muntah Susah napas
  • Gelisah
  • Mudah tersinggung
  • Gemetar, kesadaran kabur
  • Kejang kejang
  • Hiperaktif
  • Serangan psikosis
  • Pingsan
  • Mati

Dampak penggunaan LSD-25, 100-250 mg; Atropin;Meskalin;Psilosibin:

  1. Pusing
  2. Badan Lemas
  3. Mengantuk
  4. Tegang
  5. Ketawa-ketawa dan ebrteriak
  6. Ilusi pandangan
  7. Perubahan persepsi
  8. Rasa Takut
  9. Kemampuan pengendalian diri lemah
  10. Timbul rasa khawatir berlebihan

Menyedot inhalansia melalui hidung dalam jumlah yang sedang, untuk jangka waktu pendek:

  • Pandangan terganggu
  • Kemampuan mempertimbangakan baik-buruk berkurang
  • Mengurangi daya otot dan penguasaan refleks
  • Kematian akibat menyedot inhalan terjadi secara emndadak, tanpa tanda-tanda sebelumnya

Ketergantungan dan dosis tinggi terhadap tembakau (nikotin) sangat merugikan kesehatan:

  • Menyebabkan empisema dan kanker paru
  • Jantung koroner
  • Penyempitan pembuluh darah
  • Menghambat kontraksi otot lambung sehingga menurunkan nafsu makan
  • Iritasi saluran nafas
  • Mempercepat denyut jantung

Dampak penggunaan dan ketergantungan cafeine:

  • Meningkatnya peredaran darah pada permukaan
  • Meningkatnya tekanan darah
  • Meningkatnya jumlah air seni
  • Timbul iritasi lambung
  • Caffeine menyebabkan ketergantungan baik fisik maupun psikis

Penggunaan minuman beralkohol menimbulkan dampak buruk terhadap dan merusak fungsi hati, pankreas, pencernaan, otot, darah dan tekanan darah, kelenjar endokrin dan jantung

Dampak penyalahgunaan narkoba bagi pelakunya:

  1. Menimbulkan  gangguan kesehatan jasmani dan rohani, merusak fungsi organ vital tubuh: otak, jantung, ginjal, hati dan paru-paru samapi kepada kematian sia-sia yang tak patut ditangisi.
  2. Menimbulkan biaya yang sangat besar baik untuk membeli narkoba yang harganya sangat mahal, maupun untuk biaya perawatannya yang juga sangat mahal, sehingga dapat membuat keluarga orang tua bangkrut dan menderita.
  3. Menimbulkan gangguan terhadap ketertiban, ketentraman keamanan masyarakat.
  4. Menimbulkan kecelaan diri yang bersangkutan dan orang lain
  5. Perbuatan melanggar hukum yang dapat menyeret pelakunya ke penjara.
  6. Memicu tindakan tidak bermoral, tindakan kekerasan dan tindak kejahatan.
  7. Menurunkan sampai membunuh semangat belajar adalah perbuatan menghancurkan masa depan.
  8. Merusak keimanan dan ketakwaan, membatalkan ibadah agama karena hilangnya akal sehat.

Bagi orang tua dan keluarga:

  1. Menimbulkan bebadn mental, emosional, dna sosial yang sangat berat
  2. Menimbulkan beban biaya yang sangat tinggi yang dapat membuat bangkrutnya keluarga.
  3. Menimbulkan  beban penderitaan berkepanjangan dan hancurnya harapan tentang masa depan anak.

Bagi masyarkat dan  bangsa:

  1. Menimbulkan beban ekonomi yang tinggi bgai program pencegahan, penegeakan hukum dan perawatan serta pemulhan penderita ketergantungan narkoba
  2. Menimbulkan gangguan terhadap ketertiban, ketentraman, dan keamanan masyarakt.
  3. Menghancurkan kualitas dan daya saing bangsa serta membunuh masa depan dan kejayaan bangsa.
  4. Berkaitan dengan peningkatan tindak kejahatan termasuk kerusuhan, separatisme dan terorisme.

Juli 15, 2008

Berbagai Jenis Narkoba Yang Disalahgunakan

Filed under: Uncategorized — yd1kkb @ 8:50 am
Tags: , , , , , , , , , , ,

Narkoba kependekan dari Narkotika, Psikotropika dan bahan/zat aditif.

Narkotika adalah “Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penururnan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketrgantungan ” (undang-undang No 22, tahun 1977).

Psikotropika, adalah ” Zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada sususnan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku” (undang -undang No 5, Tahun 1997).

 

Narkotika:

Morfin, yaitu alkaloida yang terdapat dalam opium, berupa serbuk putih.

Putaw, adalah nama jalanan dari heroine.

Ganja, cimeng, marijuana, atau cannabis sativa atau cannabis indica adalah tumbuhan perdu liar di daerah beriklim tropis dan sedang seperti India, Nepal, Thailand, Laos Cambodian, Indonesia, Columbia, Jamaica; Sub tropics, seperti Rusia bagian selatan, Korea, dan Lowa (Amerika Serikat).

Komponen psikoaktif cannabis adalah delta -9-tetra hydrocannabinol atu delta-9-THC tertinggi terdapat pada pucuk tumbuhan betina yang sedang berbunga, Ganja kering biasanya terdiri dari campuran daun sekitar 50%, ranting 40% dan biji 10%.

Hashish adalah getah ganja yang dikeringkan dan dipadatkan menjadi lempengan. Minyak hashish adalah saripati Hashish dengan kandungan THC sebesar 15%-30%.

Kokain :

Kokain adalah alkaloida dari tumbuhan Erythoxylon Coca, sejenis tumbuhan di lereng Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Sejak berabad yang silam, orang Indian Inca suka mengunyah daun koka dalam upacara ritual mekea dan untuk menahan lapar serta letih.

 

Kokain adalah narkoba yang sangat berbahaya , dampak ketergantungan kokain sangat kuat seperti ditunjukan oleh hasil percobaan di laboratorium, dimana binatang percobaan memilih kokain dari waktu ke waktu ketimbang makanan kesenangannya, samapi akhirnya mati karena overdosis atu kelaparan.

 

Opium

Opium berarti getah, yaitu getah dari kotak biji tumbuhan yang belum matang dari tumbuhan Papaver somniferum L. Bila kotak biji tumbuhan tersebut diiris akan mengeluarkan getah yang berwartna putih seperti air susu, yang bila dikeringkan akan menjadi sejenis bahan seperti karet berwarna kecoklatan.

 

Opioida:

Opioida adalah nama sekelompok  zat alamiah, semi sintetik atau sintetik yang mempunyai khasiat farmakologi mengurangi atau mematikan rasa nyeri (anlgesik):

  1. Opioda alamiah yaitu opimum, morfin, dan codein.
  2. Opioda semi sintetik, yaitu hoidro morfin, dan heroin, diproses dari opioda alamiah dengan sedikit perubahan kimiawi.
  3. Opioda sintetik, meliputi meperidn, propoksifen, leforfanol, levalorfan.

 

Morfin,

Morfin adalah bahan analgesik yang kuat khasiatnya, tidak berbau, berbentuk kristal, berwarna putih, yang berubah warna menjadi kecoklatan, Opium mendath mengandung 4% samapi 21% morfin. Sebagian besar opium diolah menjadi morfin dan codein.

 

Codein

Codein adalah alkaloida terkandung dalam opium sebsear 0,7 % sampai 2,5 %. Codein merupakan opioda alamiah yang banyak digunakan untuk keperluan medis. Codein mempunyai dampak anlgesik lemah, hanya sekitar seperduabelas daya analgesik morfin, Codein digunakan sebagai antitusif (peredam batuk yang kuat).

 

Heroin/ Putaw

Heroin diacetilmorfin adalah opioda semi sintetik, berupa serbuk putih dan berasa pahit yang disalahgunakan secara meluas. Di pasar gelap heroin dipasarkan dalam ragam warna karena dicampur dengan bahan lainnya seperti gula, coklat, tepung susus, dan lain-lain dengan kadar sekitar 24%.

 

Metadon

Metadon adalah opioda sintetik yang mempunyai daya kerja lebih lama serta lebih efektif daripada morfin dengan pemakaian ditelan. Metadon dipakai untuk methadone maintenace program, yaitu untuk mengobati ketergantungan terhadap morfin atau heroin.

 

Psikotropika

Amphetamine dan ATS (Amphetamine Type Stimulant).

Amphetamine adalah stimulant sususnan syaraf pusat, seperti: kokain, kafein, nikotin, dan cathine. Akhir abad ke 19 , para ahli dapat menengarai stuktur kimiawi epinefrin , suatu zat dalam tubuh manusia yang berfungsi mengatasi ketegangan jiwa , dan kemudian berhasil membuat senyawa kimia yang mempunyai khasiat sama dengan epinefrin.

Shabu adalah nama jalanan untuk amfetamin.
Psikotropika lainnya:

Obat tidur/ obat penenang antara lain Nipam, Mogadin dan pil BK

Zat yang menimbulkan halusinasi antara lain: LSD, Psilosibin dna mushroom.

 

Ice(baca ais)

Bentuk afetamin baru yang pada akhir-akhir ini memasuki pasar narkoba ilegal, adalah yang bernama jalanan “ice” dari bahandasar methmphetamine dalam bentuk kristal baru yang dapat dihisap seperti “chark”.

 

Inhalansia adalah kelompok bahan kimia yang beragam yang menimbulkan uap yang dapt mengubah perilaku, seperti : aerosol, bensin, pereka, solvent, butyl nintrites (pengharum ruangan).

 

Bahan /Zat Aditif

  1. Nicotin terdapat dalam tembakau (Nicotiana Tabacum L, berasal dari Argentina) dengan kadar sekitar 1%-4%. Dalam setiap batang rokok tgerdapat 1,1 mg nikotin, nikotin merupakan stimulan sususnan syaraf pusat. Selain nicotin, dlaam daun tembakau terdapat ratusan jenis zat lainya, termasuk tar.
  2. Alkohol dalam minuman beralkohol disebut ethyl alcohol atau etanol. Kadar alkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi tidk lebih dari 14%, kaena sel fermentasiakan mati bila kadar alkohol melebihi 14 %, sementara alkohol yang disebut methyl alcohol adalah jenis alkohol yang sangat beracun.

 

Apapun jenisnya NARKOBA tetap barang haram yang harus diwaspadai dan dijauhi

Terkena NARKOBA sama halnya dengan membeli tiket satu perjalanan tanpa bisa kembali

Juli 11, 2008

Penyalahgunaan Narkoba

Filed under: Uncategorized — yd1kkb @ 1:57 am
Tags:
  • Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba diluar keperluan medis, tanpa pengawasan dokter, dan merupakan perbuatan melanggar hukum (pasal 59, Undang-undang No 5, Tahun 1997, tentang Psikotropika; Pasal 84, 85, dan 86, Undang undang No 22, Tahun 1997 tentang Narkotika).
  • Penyalahgunaan narkoba dan meminum minuman beralkohol merupakan dosa besar (Q.S. Al Baqarah, 2.219, dan Q.S Al Maidah, 5, 91).
  • Setiap zat,bahan atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan akal sehat, seperti halnya minuman beralkohol, haram hukumnya (H.R. Abdullah bin Umar.r.a)
  • Penyalahgunaan narkoba meliputi: Taraf coba-coba, taraf hiburan, taraf penggunaan secara teratur, dan taraf ketergantungan. Memasuki taraf coba-coba langsung terseret sampai ke taraf ketergantungan, karena sifat narkoba yang mempunyai daya menimbulkan ketergantungan yang tinggi.
  • Penyalahgunaan narkoba dilakukan dengan cara ditelan, disuntikan dengan jarum suntik, dirokok, disedot dengan hidung, tergantung kepada jenis narkoba yang digunakan. Dengan cara suntikan, umumnya mengunakan jarum suntik secara bergilir yang menyebabkan penularan HIV/Aids, Hepatitis B dan C, penyakit-penyakit mematikan yang samoai sekarang belum ada obatnya.
  • Penggunaan narkoba secara berulang kali dan terus menerus , akan menimbulkan ketagihan/ketergantungan yang makin lama makin meningkat baik jumlah narkoba yang diperlukan maupun jangka waktunya yang makin pendek.
  • Sekali mencoba narkoba, menimbulkan keinginan untuk mencoba dan mencoba lagi, sampai ketagihan dan menderita ketergantungan . Karenanya harus berani mengatakan tidak dan menjauhinya, sebelum mencobanya.
  • Pada umumnya baru timbul keingigan untuk meningalkan penyalagunaan narkoba dalam keadaansudah terlambat, yaitu sudah berada dalam cengkraman “gurita” ketergantungan narkoba yang tidak bisa dilepaskan lagi.
  • Ketergantungan narkoba menimbulkan gejala putus obat (bahasa para pecandu menyebutnya “sakaw” berasal dari kata sangat sakit) yang sangat menyakitkan dan menimbulkan penderitaan luar biasa.
  • Karena harga narkoba pada umumnya sangat mahal dan biaya perawatannya narkoba menimbulkan bebadn biaya yang sangat tinggi, kamu atau orang tua kamu boleh saja orang kaya, tapi niscaya semuanya akan terkuras habis sampai bangkrut.
  • Penyalahgunaan narkoba adlah gangguan perilaku dan perbuatan anti sosial, seperti: berbohong, membolos, minggat, malas, sex bebas, melanggar aturan dan disiplin, merusak, melawan orang tua, mencuri, suka mengancam dan suka berkelahi, sehinga mengganggu ketertiba, keenteraman serta keamanan masyarakat

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.