Narkoba kependekan dari Narkotika, Psikotropika dan bahan/zat aditif.
Narkotika adalah “Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penururnan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketrgantungan ” (undang-undang No 22, tahun 1977).
Psikotropika, adalah ” Zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada sususnan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku” (undang -undang No 5, Tahun 1997).
Narkotika:
Morfin, yaitu alkaloida yang terdapat dalam opium, berupa serbuk putih.
Putaw, adalah nama jalanan dari heroine.
Ganja, cimeng, marijuana, atau cannabis sativa atau cannabis indica adalah tumbuhan perdu liar di daerah beriklim tropis dan sedang seperti India, Nepal, Thailand, Laos Cambodian, Indonesia, Columbia, Jamaica; Sub tropics, seperti Rusia bagian selatan, Korea, dan Lowa (Amerika Serikat).
Komponen psikoaktif cannabis adalah delta -9-tetra hydrocannabinol atu delta-9-THC tertinggi terdapat pada pucuk tumbuhan betina yang sedang berbunga, Ganja kering biasanya terdiri dari campuran daun sekitar 50%, ranting 40% dan biji 10%.
Hashish adalah getah ganja yang dikeringkan dan dipadatkan menjadi lempengan. Minyak hashish adalah saripati Hashish dengan kandungan THC sebesar 15%-30%.
Kokain :
Kokain adalah alkaloida dari tumbuhan Erythoxylon Coca, sejenis tumbuhan di lereng Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Sejak berabad yang silam, orang Indian Inca suka mengunyah daun koka dalam upacara ritual mekea dan untuk menahan lapar serta letih.
Kokain adalah narkoba yang sangat berbahaya , dampak ketergantungan kokain sangat kuat seperti ditunjukan oleh hasil percobaan di laboratorium, dimana binatang percobaan memilih kokain dari waktu ke waktu ketimbang makanan kesenangannya, samapi akhirnya mati karena overdosis atu kelaparan.
Opium
Opium berarti getah, yaitu getah dari kotak biji tumbuhan yang belum matang dari tumbuhan Papaver somniferum L. Bila kotak biji tumbuhan tersebut diiris akan mengeluarkan getah yang berwartna putih seperti air susu, yang bila dikeringkan akan menjadi sejenis bahan seperti karet berwarna kecoklatan.
Opioida:
Opioida adalah nama sekelompok zat alamiah, semi sintetik atau sintetik yang mempunyai khasiat farmakologi mengurangi atau mematikan rasa nyeri (anlgesik):
- Opioda alamiah yaitu opimum, morfin, dan codein.
- Opioda semi sintetik, yaitu hoidro morfin, dan heroin, diproses dari opioda alamiah dengan sedikit perubahan kimiawi.
- Opioda sintetik, meliputi meperidn, propoksifen, leforfanol, levalorfan.
Morfin,
Morfin adalah bahan analgesik yang kuat khasiatnya, tidak berbau, berbentuk kristal, berwarna putih, yang berubah warna menjadi kecoklatan, Opium mendath mengandung 4% samapi 21% morfin. Sebagian besar opium diolah menjadi morfin dan codein.
Codein
Codein adalah alkaloida terkandung dalam opium sebsear 0,7 % sampai 2,5 %. Codein merupakan opioda alamiah yang banyak digunakan untuk keperluan medis. Codein mempunyai dampak anlgesik lemah, hanya sekitar seperduabelas daya analgesik morfin, Codein digunakan sebagai antitusif (peredam batuk yang kuat).
Heroin/ Putaw
Heroin diacetilmorfin adalah opioda semi sintetik, berupa serbuk putih dan berasa pahit yang disalahgunakan secara meluas. Di pasar gelap heroin dipasarkan dalam ragam warna karena dicampur dengan bahan lainnya seperti gula, coklat, tepung susus, dan lain-lain dengan kadar sekitar 24%.
Metadon
Metadon adalah opioda sintetik yang mempunyai daya kerja lebih lama serta lebih efektif daripada morfin dengan pemakaian ditelan. Metadon dipakai untuk methadone maintenace program, yaitu untuk mengobati ketergantungan terhadap morfin atau heroin.
Psikotropika
Amphetamine dan ATS (Amphetamine Type Stimulant).
Amphetamine adalah stimulant sususnan syaraf pusat, seperti: kokain, kafein, nikotin, dan cathine. Akhir abad ke 19 , para ahli dapat menengarai stuktur kimiawi epinefrin , suatu zat dalam tubuh manusia yang berfungsi mengatasi ketegangan jiwa , dan kemudian berhasil membuat senyawa kimia yang mempunyai khasiat sama dengan epinefrin.
Shabu adalah nama jalanan untuk amfetamin.
Psikotropika lainnya:
Obat tidur/ obat penenang antara lain Nipam, Mogadin dan pil BK
Zat yang menimbulkan halusinasi antara lain: LSD, Psilosibin dna mushroom.
Ice(baca ais)
Bentuk afetamin baru yang pada akhir-akhir ini memasuki pasar narkoba ilegal, adalah yang bernama jalanan “ice” dari bahandasar methmphetamine dalam bentuk kristal baru yang dapat dihisap seperti “chark”.
Inhalansia adalah kelompok bahan kimia yang beragam yang menimbulkan uap yang dapt mengubah perilaku, seperti : aerosol, bensin, pereka, solvent, butyl nintrites (pengharum ruangan).
Bahan /Zat Aditif
- Nicotin terdapat dalam tembakau (Nicotiana Tabacum L, berasal dari Argentina) dengan kadar sekitar 1%-4%. Dalam setiap batang rokok tgerdapat 1,1 mg nikotin, nikotin merupakan stimulan sususnan syaraf pusat. Selain nicotin, dlaam daun tembakau terdapat ratusan jenis zat lainya, termasuk tar.
- Alkohol dalam minuman beralkohol disebut ethyl alcohol atau etanol. Kadar alkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi tidk lebih dari 14%, kaena sel fermentasiakan mati bila kadar alkohol melebihi 14 %, sementara alkohol yang disebut methyl alcohol adalah jenis alkohol yang sangat beracun.
Apapun jenisnya NARKOBA tetap barang haram yang harus diwaspadai dan dijauhi
Terkena NARKOBA sama halnya dengan membeli tiket satu perjalanan tanpa bisa kembali